Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Disdukcapil Bengkalis Lanjutkan Inovasi “Jebol Master” dan “Go to School” untuk Permudah Akses Administrasi Kependudukan
Selasa 23 September 2025, 09:50 WIB

Suarahebat.com, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan proaktif. Senin 15 September 2025.

Disdukcapil melanjutkan kegiatan inovasi Jebol Master (Jemput Bola Masyarakat Terlayani) dengan menyasar warga sakit dan penyandang disabilitas di tiga desa di Kecamatan Bengkalis.

Kegiatan Jebol Master kali ini dilaksanakan di Desa Meskom, Prapat Tunggal, dan Wonosari. Dengan didampingi petugas registrasi dan aparat desa setempat, tim berhasil merekam data kependudukan sebanyak tujuh orang yang terdiri dari warga sakit dan penyandang disabilitas.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Ismail, menjelaskan bahwa selain program Jebol Master, pihaknya juga menggelar inovasi layanan lain yakni Go to School, yang dimulai pada Selasa 16 September 2025 dan akan berlangsung hingga akhir September 2025 di seluruh SMA se-Kecamatan Bengkalis.

“Saat ini tim Go to School sedang menyisir seluruh SMA/SMK di Kecamatan Bengkalis, dan selanjutnya akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya,” ujar Ismail.

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 43 pelajar berhasil melakukan perekaman KTP-el. Selain itu, tim juga menerima 19 berkas permohonan Kartu Identitas Anak (KIA). Ismail menambahkan bahwa pelajar yang telah berusia 16 tahun juga dapat direkam data KTP-el-nya, namun penerbitan KTP-el tetap dilakukan setelah usia mereka genap 17 tahun.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis memiliki dokumen administrasi kependudukan yang lengkap. KTP merupakan syarat penting dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, perbankan, dan berbagai keperluan administratif lainnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Disdukcapil juga terus mengoptimalkan layanan di Unit Pelayanan Teknis (UPT), Mal Pelayanan Publik (MPP), serta Kantor Disdukcapil Kabupaten Bengkalis. Selain layanan reguler, kini masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan inovatif Dermawan (Dapat Rencanakan dan Menentukan Waktu Pelayanan Secara Mandiri).

“Layanan Dermawan ini kami hadirkan untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena kesibukan. Masyarakat dapat membuat janji dengan petugas pelayanan sesuai dengan waktu yang mereka tentukan sendiri,” pungkas Ismail.

Dengan beragam inovasi ini, Disdukcapil Bengkalis berharap seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat dengan mudah mengakses dan memiliki dokumen kependudukan yang sah dan lengkap. **RZ.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top